Minat beli buku klik covernya
image

 

AUDIO KAJIAN ISLAM

KATALOG Kajian Islam
image

.

TATA CARA SHALAT

Pustaka (Buku PDF Gratis)
image

 

Bagaimana Membersihkan Pakaian Kecipratan Air Kencing?

image

Mungkin banyak dari kita yang menganggap remeh jika mengalami kecipratan kencing di celana. Padahal kejadian ini bisa kapan dan di mana saja terjadi serta menentukan sah tidaknya shalat yang kita lakukan. Bagaimana aturan fiqih tentang membersihkan pakaian kecipratan air kencing?

Imam Ja’far ash-Shadiq as ketika ditanya tentang kencing yang mengenai baju atau tubuh seseorang, dijawab oleh Beliau: “Cucilah dua kali.” Artinya, perintah tersebut bermaksud agar baju atau tubuh seseorang disucikan dahulu. 

Air kencing termasuk najis yang dapat dipandang dari dua sisi. Pertama, wujudnya benda najis itu sendiri (‘ainun najasah) seperti air kencing. Kedua, wujud benda najisnya sudah tidak ada yang ada adalah bekasnya seperti air kencing yang sudah mengering. 

Pada kasus celana yang kecipratan air kencing dan air kencing di celana yang sudah mengering, walau pun wujudnya sudah tidak ada, tetapi celana tersebut masih mengandung unsur najis. Oleh sebab itu, celana tersebut dihukumi najis (hukum najis tidak hilang dengan hilangnya wujud benda najisnya). Hukum shalat seseorang dengan badan atau pakaian najis adalah batal. 

Ayatullah al-Udzma Sayyid Ali Khamenei berpendapat: “Sesuatu yang najis karena terkena air kencing, bila ain (benda) najisnya yakni air kencingnya sudah dihilangkan terlebih dahulu kemudian disiram dengan air sedikit sebanyak dua kali, maka ia menjadi suci. Sedangkan sesuatu yang najis karena terkena benda-benda najis lainnya, yakni selain air kencing, bila ain (benda) najisnya sudah dihilangkan terlebih dahulu kemudian disiram satu kali saja maka ia menjadi suci” (Istifta dari kantor Rahbar, bab thaharah, masalah 21). ***

Fri, 11 Sep 2020 @11:25

Copyright © 2020 Misykat · All Rights Reserved